Journey to TTC



Robbi latadzarni wa anta khoirul warisin“ (an biya ; 89)

Ya Allah janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri, sesungguhnya engkau pemberi waris yang paling baik.

Robbi habli miladunka dzuriyattan, thoyibatan innaka sami’ud du’a“ (ali imran;38)
Ya Tuhan berilah aku seorang anak yang baik dari sisiMu, sesungguhnya Engkau maha pendengar Doa.

Daisypath - Anniversary

Ahad, 22 Jun 2014

Things you shouldn't say to childless women

Like always, attending any occasion - weeding, kenduri or even hari raya, we meet so many people who just said something they shouldn't say to a childless women like me. 
It hurts deep inside me just to answer your endless question - 'when are  you going to have one?' or 'still no child?'. It hurts just to say 'not yet' or just simply to smile and hope you all understand - with some of your manner (that might hurt us just a bit more). 
Please...Please to parents out there. Please understand us at least a bit. 
We are begging you please dont say all of these ever. 

1. When are you going to have kids?
Expect this question to start the minute you get married and it comes from your parents, your hairdresser, the guy at the deli, and your cousin who has three hundred children. It's really no one's business, right? 
2. Are you having trouble conceiving?
Is your man shooting blanks? Have you went to any check up, mengurut or bla bla? Would you EVER say that to someone? If not, then don't ask if someone is having trouble conceiving.
3. You have pets, right? It's kind of the same.
Demeaning. Not same at all.
4. You are so lucky not to have kids yet. You can enjoy freely, honeymoon whenever you want, get up late and financially free. 
Like that are correct. 
5. Oh, you wouldn't understand. It's more of a parent thing.
The parent club. People who say this make it all the more exciting to be a part of their clan someday. They are just keep babling about their child milk, about the pampers, the expensive clothes and toys and allergic or how the baby will make them not enough sleep. 
6. If you can't have them naturally, you know you can always adopt.
Stating the obvious = not necessary. You just dont know how it might hurt someone. Its not that easy as you think.
7. Is it that you are just worried about what pregnancy would do to your body? The stretch marks are so ugly. 
You know who says this kind of thing? Jealous people. People who are jealous of what you look like. If you hear these words though, it makes you feel like the person saying them to you thinks you are too shallow to have kids.
8. See what you have to look forward to? *When a parent is trying to calm a crying baby.*
This kind of comment makes you want to say, Actually, yes, I am looking forward to that. I want to be a mom.
9. Your life will never be the same. NEVER.
The person who says this to you is clearly miserable and may even long for their own childless days too much.

Perhaps,
I'd like an untidy house, with no free time, not enough sleep and exhausted at the end of the day. 
In exchange for hearing the word 'mak/mom/mama/ummi/ibu'...
to able to hug/kiss someone from my own, to claim they are yours, to able sleep together with them, feed them, raise them...
to just FEEL what you are feeling....
oh perhaps..you just dont understand... :(

Khamis, 5 Jun 2014

Azoospermia Support Group di Facebook

Assalamualaikum sahabat2 semua,

Azoospermia satu keadaan yang sangat rare - hanya 1% lelaki mengalami masalah ini di dunia. Keadaan di mana, seorang lelaki itu tiada sperma waima satu pun. Banyak punca2 dan keadaan yang menyebabkan keadaan ini berlaku.

Disebabkan itu, masyarakat tidak faham keadaan mereka2 yang ada masalah ini. Walaupun sang suami yang bermasalah, isteri juga menanggung sama. Aku sebagai isteri tidak pernah sekalipun menyalahkan suami - bagi aku dia insan yang amat istimewa, satu dalam berjuta. Aku tetap menyayangi dia sepenuh hati.

Aku memang sudah lama merancang untuk menubuhkan satu support group - yang mana kami yang senasib - para suami mahupun isteri, boleh sama2 berkumpul dan berkongsi cerita. Sama2 saling bantu membantu. Maka akhirnya, terlahirlah group ini di Facebook.

Jadi kepada sesiapa yang senasib dengan kami, boleh la join kami dalam group ini di Facebook. Boleh email kepada aku di shazrinas@gmail.com atau PM aku di Facebook  https://www.facebook.com/nina.dan.baby.

Isnin, 2 Jun 2014

Tingkat taqwa kita




Assalamualaikum sahabat2 semua...

Lama dah tak menulis. Rindu! Selain sibuk, aku juga sebenarnya sedang down. Memang sejak balik dari Langkawi emosi aku sgt tidak stabil, tambah pula bila 3 orang sedang pregnant serentak kat office nih! 

Hari tu aku mengalami migrain yang sgt teruk, tapi aku terpaksa pergi ke pejabat juga sebab ada meeting dengan auditor..tapi seriously aku mmg lemau habis. Semua orang yang jumpa aku asyik tanya benda yang sama je...
'Rina tak sihat ke? mengandung ke?'
'Rina dah pegi check up doktor ke? Entah2 tgh mengandung?'
and yang sama waktu dengannya...
Maybe pada hari biasa aku ditanya soalan mcm tu, aku mungkin boleh jawab dengan minta mereka doakan aku..tapi since emosi aku sedang down sbb that very morning aku baru dapat tahu CEO aku pregnant, so aku bertambah2 le down...
Akhirnya..aku 'ter'menangis masa aku makan...jatuh juga air mata yang aku cuba tahan2kan.
Esoknya aku ambil AL and rest sepanjang hari untuk pulihkan emosi tu. Apa lagi..aku tidur je...

Actually, aku nak cerita sikit ni...apa yang aku belajar masa aku ke kelas Advance of Unmasking Unconscious Mind dulu...

Apa kata korang rujuk carta yang aku lukis kat bawah ni dulu.. (maaf lukisan ku tak lawa)..huhu



1) Tingkat taqwa kita sangat berkait rapat dengan energy (tenaga). Sebab tu, perasaan tak, lebih banyak ilmu agama seseorang mcm alim sufi dulu, lagi byk tenaga mereka. Tak perlu tidur, tak perlu makan - mereka mampu buat mcm2 yang kita tak mampu. Ilmu mereka sangat jauh kedepan dari kita, kerana mereka punya tenaga yang banyak.

2) Allah uji kita untuk meningkatkan taqwa kita. Ujian juga terbahagi pada 2 - ujian kecil dan besar. 

3) Ujian kecil tak banyak memberi kesan. Energy tak terganggu. Taqwa pula mungkin hanya sekadar turun naik sikit aje - macam yang boleh dilihat di bar yang ke-2 tu. Naik sikit jer.... Ujian kecil ni mcm biasalah - stress kerja ke, tak cukup duit ke, traffic jam ke...

4) Bila ujian besar datang, biasanya energy kita mmg akan jatuh. Jatuh mendadak sehingga ke zero. Contoh ujian besar mcm sakit yang teruk, kematian orang yang disayangi, tidak dikurniakan zuriat mcm kita semua ni ke... Sememangnya saat ujian besar ini datang kita akan jadi sangat lemah - sbb energy tak de kan?

5) Tapi sebenarnya ada sebab ujian2 ini Allah timpakan pada kita,iaitu tak lain tak bukan - menaikkan darjat taqwa kita. Kalau dulu energy kita di tingkat ke-2 selepas diuji insyaallah dapat naik ke tingkat ke-3. Dan seterusnya... Tingakt taqwa pula adalah unlimited.. Alhamdulillah. Energy kita juga akan lebih hebat dari dulu. Insyaallah. 

6) Begitulah keadaanya kita ini sebagai manusia amnya dan para TTCians khususnya. Kita hanya manusia biasa, setiap seorang dari kita akan jatuh bila diuji - jadi tidak terdaya. Tapi ingatlah, kita diuji kerana Allah sayang. Kita diuji kerana Allah ingin menaikkan darjat taqwa kita. Sememangnya dalam hidup kita akan diuji berkali2..kita akan mengalami jatuh dan bangun berkali! Tapi ingatlah, lebih banyak kita jatuh, lebih tinggi kita akan bangun, lebih banyak darjat kita dan lebih banyak Allah sayang kita! Insyaallah! 


Sememangnya saat ini aku sedang berada di level zero energy tu, aku sedang jatuh.. tapi aku percaya aku jatuh untuk bangun semula. Allah uji untuk tingkatkan lagi taqwa aku tu - insyaallah!! 

Harap info yang aku sharekan ni sedikit sebanyak dapat membantu kalian semua juga. 


Label